Seminggu lebih setelah keputusan Anil dan pemberitahuan persetujuan pada Raudah itu, Raudah belum juga menghubungi tentang perkembangan baru rencana ta'aruf itu. Sesekali Anil coba menanyakan hal itu pada Raudah, kata Raudah persetujuan Anil sudah disampaikannya pada ka Syamsul, tapi sepertinya ka Syamsul belum bisa pergi mengajar ke pesantren tempat Firdaus juga mengajar dan memberitahukan perihal keputusan itu, di karenakan ka Yuni, istri ka Syamsul sedang hamil besar, dan bisa melahirkan kapan saja.
Tampak luar Anil memang sepertinya terlihat biasa saja, namun sebenarnya hatinya selalu bertanya-tanya bagaimanakah kelanjutan takdirnya dnegan orang yang sangat ia kagumi dan cintai itu. Dalam setiap sujud-sujud malamnya, tak lupa Anil memohonkan di berikan yang terbaik untuknya dan untuk keluarganya.
Tepat setelah 3 minggu datangnya kabar itu, Anil sedang di lokal kuliahnya hari itu, dan sedang mendengarkan dosen Extensive Reading nya menjelaskan Skimming dan Scanning tingkat lanjut, tiba-tiba handphone Anil bergetar. Anil melirik si penelpon "Raudah", Anil yakin pasti berita tentang ta'aruf itu. Tanpa ragu Anil kemudian minta izin pada ibu dosennya untuk keluar dan mengangkat panggilan itu sebentar.
Sesudah berada diluar jangkauan pendengaran dosen maupun teman sekelasnya, Anil mengangkat panggilan itu. "Assalamualaikum",
"Wa'alaikum salam" Sahut Raudah,
"Apa Dah?" Tanya Anil basa-basi, "Soal ta'aruf kemaren Nil," Jawab Raudah, dan Anil tiba-tiba merasa bahagia.
"Iya," Jawab Anil. Kemudian Anil mendengarkan dengan sungguh-sungguh kata demi kata yang di ucapkan Raudah. Lima menit berselang, Anil menyunggingkan senyum dan kemudian bulir airmata turun di pipinya.
"Wa'alaikum salam", ucap Anil mengakhiri pembicaraan dengan Raudah.
Anil masih ingat kalau dia sedang ada kuliah, bergegas kemudian ia masuk kembali ke kelasnya. Sisa pelajaran hari itu hanya samar-samar yang masuk ke telinganya, sisanya sesekali Anil merunduk untuk menyeka airmata yang seperti akan keluar di pinggiran matanya.***
To Be Countinued
Tidak ada komentar:
Posting Komentar